Palembang – Kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi yang digelar di Kota Palembang berlangsung dengan penuh antusias dari peserta yang hadir.
Acara yang menjadi ruang diskusi publik terkait isu lingkungan, masyarakat adat, dan pembangunan tersebut awalnya berjalan dengan lancar dan kondusif.
Namun, di tengah proses pemutaran film, kegiatan sempat terhenti akibat terjadinya pemadaman listrik secara tiba-tiba di lokasi acara.
Kondisi tersebut membuat suasana ruangan gelap dan pemutaran film tidak dapat dilanjutkan untuk sementara waktu.
Meski demikian, para peserta tetap bertahan di lokasi dan menunjukkan solidaritas serta semangat untuk tetap melanjutkan agenda diskusi.
Panitia kemudian berupaya melakukan koordinasi teknis agar kegiatan dapat kembali berjalan dengan baik.
Kami menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng ini merupakan bagian dari ruang edukasi dan literasi publik yang bertujuan membuka wawasan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan yang terjadi di Indonesia.
Oleh karena itu, kami menyayangkan adanya kendala teknis yang terjadi di tengah jalannya acara.
Terlepas dari insiden mati listrik tersebut, semangat peserta untuk berdiskusi dan menyuarakan kepedulian terhadap isu-isu kemanusiaan serta lingkungan tetap tinggi.
Hal ini menunjukkan bahwa ruang-ruang diskusi kritis dan edukatif masih sangat dibutuhkan di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda dan mahasiswa di Kota Palembang.
Kami juga mengapresiasi seluruh peserta, komunitas, dan pihak yang telah hadir serta menjaga kegiatan tetap berlangsung tertib dan damai hingga acara selesai.
Demikian konferensi pers ini disampaikan sebagai bentuk informasi kepada publik.
Semoga ke depan kegiatan diskusi, pemutaran film, dan ruang edukasi masyarakat dapat terus berjalan dengan baik, aman, dan tanpa hambatan teknis.















