PALEMBANG – Segenap jajaran Kantor Pertanahan Kota Palembang mengikuti Upacara Peringatan 66 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan, pada Kamis, 24 September 2026. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Rahmat.
Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Tahun 2026 mengambil tema yaitu “Transformasi, Melayani Lebih Pasti”.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Palembang, Dhona Fiermansyah Lubis mengungkapkan, tema tersebut merefleksikan transformasi yang tengah dijalani Kementerian ATR/BPN yang meliputi sejumlah aspek, antara lain implementasi layanan pengukuran terjadwal, layanan Peralihan Hak Terintegrasi, serta transformasi organisasi berbasis kewilayahan.
“Melalui tema transformasi melayani lebih pasti, Kantor Pertanahan Kota Palembang terus mendorong perubahan dalam tata kelola dan layanan pertanahan. Sebuah transformasi yang menempatkan kepastian waktu, integrasi proses, dan penguatan organisasi sebagai bagian penting dari pelayanan publik,” kata dia.
Transformasi diwujudkan melalui pengukuran terjadwal, yang memberikan kepastian jadwal pengukuran bidang tanah dengan masa tunggu maksimal tujuh hari.
Dengan target penyelesaian peta bidang tanah dalam lima hari, total waktu proses ditargetkan 12 hari, melalui prinsip first in, first out.
Melalui peralihan hak terintegrasi, proses peralihan hak dan balik nama sertipikat didorong agar lebih cepat, terintegrasi, dan terukur.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin efisien, sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat.
Transformasi juga menyentuh tata kelola organisasi melalui pendekatan berbasis wilayah. Pada kantor pertanahan, tanggung jawab pelayanan diperkuat melalui pembagian wilayah kecamatan dan kelurahan, sehingga proses administrasi pertanahan dari hulu hingga hilir dapat dikelola secara lebih terintegrasi.
“Sejalan dengan semangat transformasi tersebut, Kantor Pertanahan Kota Palembang terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, memperkuat profesionalisme aparatur, dan menghadirkan pelayanan yang mudah dipahami serta dapat diandalkan,” ungkap Dhona.















